Manajemen Risiko

Hidup manusia merupakan aset yang dapat mendatangkan pendapatan. Aset ini dapat menghadapi resiko seperti kematian, sakit & cacat akibat kecelakaan.

Risiko seperti cacat & kematian membuat seseorang tidak mampu memperoleh penghasilan. Hal ini mengakibatkan pihak-pihak yang bergantung kepadanya (mis.keluarga) mengalami kesulitan

Asuransi jiwa menyediakan perlindungan terhadap risiko-risiko tersebut.

Manajemen Risiko, adalah cara-cara mengelola risiko

  1. Menghindari Risiko

Dilakukan dengan cara menghilangkan kebiasaan/kegiatan yang mungkin dapat menimbulkan risiko. Cth : Berhenti merokok karena khawatir akan kanker paru-paru

  1. Mengendalikan Risiko

Mengurangi frekwensi & dampak dari kerugian yang mungkin timbul. Cth: Mengurangi jumlah rokok yang dihisap.

  1. Menerima Risiko

Mempertahankan risiko. Cth: Tetap merokok tanpa mengurangi sedikitpun karena berpikir dapat menanggung risko, seperti kanker paru-paru, yang mungkin terjadi.

  1. Mengalihkan Risiko

Memindahkan risiko dari individu ke perusahaan. Cth: Khawatir terkena kanker paru-paru karena kebiasaan merokok yang tidak berkurang, seseorang mengambil asuransi kesehatan dengan tujuan menyelamatkan keuangan jika terjadi risiko di kemudian hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s