Asuransi sakit kritis

Penyakit kritis yang dimaksud ialah penyakit pada tahap kritis, ada banyak sekali penyakit kritis atau kondisi kritis yang diproteksi oleh asuransi. Saya mengambil beberapa penyakit kritis yang paling umum yaitu : Kanker, Stroke, Jantung, Gagal Ginjal, dan Koma.

Dalam mengambil manfaat penyakit kritis nasabah harus benar-benar teliti membaca klausul yang tertulis di dalam polis karena pengertian penyakit kritis antara nasabah, dokter dan perusahaan asuransi bisa berbeda. Untuk kepastian dari kriteria penyakit kritis semua ada tercantum di dalam polis untuk masing-masing penyakit kritis. Kriteria tersebut berguna untuk tujuan klaim, bila klaim sakit kritis yang diajukan tidak sesuai dengan kriteria yang di dalam polis maka klaim asuransi dapat ditolak.

Sebagai contoh, yang dimaksud gagal ginjal ialah tidak berfungsinya kedua ginjal. Jadi bila hanya satu yang tidak berfungsi maka klaim gagal ginjal tidak akan dibayar.

Saat ini hampir semua asuransi mempunyai perlindungan atas penyakit kritis karena kerugian keuangan akibat sakit kritis ini sangat besar dan risiko orang yang terkena sakit kritis cukup banyak. Asuransi sakit kritis ini merupakan tambahan pada produk dasar dan berbeda dengan asuransi kesehatan dan sering juga disebut critical illness atau crisis cover.

Baca juga : 10 tips memilih asuransi kesehatan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s